
Hasil dari survey yang telah dilakukan, hanya sebanyak 10% saja masyarakat Indonesia yang memiliki asuransi.
Angka tersebut sudah mengalami peningkatan dari sebelumnya sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan progam BPJS kesehatan.
Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan minimnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya sebuah asuransi. Faktor tersebut bisa merupakan faktor langsung dan faktor tidak langsung.
Salah satu faktor langsung yang paling umum terjadi di kalangan masyarakat adalah ada beberapa kasus yang seolah-olah nasabah di persulit saat akan melakukan klaim asuransi.
Untuk faktor tidak langsung, biasanya seperti
- Masih banyak masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan
- Masih sangat banyak masyarakat Indonesia yang beranggapan bahwa dirinya masih sanggup untuk menanggung beban dari segala kerugian yang dialami ketika adanya musibah
- Masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki pikiran bahwa asuransi itu adalah penambahan beban bulanan yang harus dikeluarkan, bukan justru sebagai tabungan.
Beberapa faktor yang telah di sebutkan di atas adalah sebagian kecil dari penyebab kurangnya minat dan kesadaran akan pentingnya asuransi di Indonesia.
Hal ini tentu saja berdampak bagi perkembangan industri asuransi di Indonesia yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Amerika.
Demikian pembahasan kali ini tentang faktor yang penyebab minimnya minat masyarakat terdahap asuransi. Semoga bermanfaat.